Tragedi Kilang Minyak Cilacap

 Tragedi Kilang Minyak Cilacap




PROFIL

Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap merupakan salah satu dari tujuh jajaran unit pengolahan yang memiliki kapasitas produksi terbesar di Indonesia, sebesar 348.000 barel per hari. Memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas, serta BBM hasil pengolahan minyak mentah. Selain itu, kilang ini merupakan satu-satunya kilang di Indonesia yang memproduksi aspal dan base oil. Kilang minyak Cilacap ini bernilai strategis karena memasok 44% kebutuhan BBM nasional atau 75% kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

RUNTUTAN KEJADIAN

Kilang minyak milik Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terbakar pada Jumat (11/6) pukul 19.45 WIB. Tersebar rekaman video pada media sosial oleh warga di luar area kilang minyak, tampak hujan deras dan sebelumnya terdengar suara petir. Kepulan asap membumbung tinggi dan langit disekitar lokasi memerah lantaran besarnya api yang berkobar. PT Pertamina (persero) berupaya mengendalikan kebakaran yang terjadi pada salah satu tangki berisi benzene. Sejumlah 50 petugas pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Selain itu upaya pendinginan dilakukan untuk mencegah api timbul kembali. Pihak pertamina memastikan kebakaran yang terjadi pada tangki T39 dapat dipadamkan sekitar pukul 20.40 WIB, meskipun demikian Pertamina masih melakukan lokalisasi titik api di bundwall. Dipastikan tidak terdapat korban jiwa dikarenakan lokasi kebakaran yang jauh dari permukiman warga. Belum ada keterangan resmi dari pemadam kebakaran Cilacap mengenai penyebab kebakaran ini.  

Merespon kejadian terbakarnya Kilang Minyak Cilacap, anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menegaskan insiden kebakaran kilang minyak di Cilacap tidak boleh dipandang remeh, karena kasus yang relatif sama telah terjadi pada Kilang Minyak Balongan beberapa waktu lalu. Anggota Komisi VII DPR RI juga meminta dan berharap pertamina meninjau ulang efektivitas standar operasional prosedur yang ada, termasuk dibuatnya program perawatan dan pencegahan kebakaran kilang secara sungguh-sungguh, agar tidak terjadi musibah serupa. Meskipun Pertamina telah memastikan bahwa BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman, pertamina diharap meninjau ulang efektivitas standar operasional prosedur yang ada. 

SUMBER BERITA


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar, tolong sopan ya :')

Recent Posts