FAKTA KIMIA AROMA HUJAN

 

FAKTA KIMIA AROMA HUJAN


Halo Sobat Tekkim!

Kalian pasti tau dong aroma khas sebelum atau sesudah hujan. Nah kali ini kita mau sedikit membahas tentang aroma khas hujan.

Aroma khas pada saat air hujan berteu dengan tanah menjadi hal yang sangat menyenangkan dan menenangkan bagi sebagian orang. Aroma khas ini sering disebut dengan ‘Petrichor’.  Petrichor sendiri berasal dari bahasa Yunani, Petros yang artinya batu dan Ichor artinya cairan yang mengalir di pembuluh darah para dewa. Petrichor adalah batu tanah yang dihasilkan saat hujan turun di tanah kering. Petrichor sendiri pertama kali diperkenalkan oleh ilmuan, Isabel Joy Bear dan Rodrick G. Thomas, melalui sebuah artikel pada tahun 1964. Menurut para peneliti terdapat peran zat atau senyawa kimia yang membuat aroma khas hujan begitu menarik pada indra penciuman manusia.

Aroma petrichor ini terjadi karena beberapa faktor. Faktor utamanya adalah minyak yang disekresi oleh tanaman, senyawa kimia yang disekresi oleh bakteri, dan reaksi pembentukan ozon saat hujan badai.

1.     1. Minyak Tanaman

Pada musim kemarau, beberapa jenis tanaman mengeluarkan senyawa atau minyak tertentu (Asam Palmitat dan Asam Stearat) yang akan terkumpul pada tanah dan batuan di sekitar tanaman. Senyawa minyak ini mudah menguap dan apabila air hujan bertemu dnegan senyawa pada tanah tersebut, maka akan bereaksi menghasilkan uap dengan aroma yang khas serta menenangkan.

1.     2. Bakteri

Bakteri Actinomycetes merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan timbulnya aroma khas pada saat hujan. Bakteri ini menghasilkan suatu senyawa yaitu, geosmin yang memiliki bau seperti tanah ketika memproduksi spora. Senyawa ini juga kerap digunakan untuk membuat antibiotik komersial. Air hujan yang jatuh ke tanah melepaskan geosmin ke udara, jumlahnya akan semakin berlimpah saat hujan. Para peneliti juga menunjukkan bahwa geosmin berkaitan dengan sumber wangi pada beberapa tumbuhan. Bahan kimia dari tumbuhan yang menimbulkan aroma diproduksi dari hujan. Hal ini terjadi pada saat hujan yang turun menbasahi tanah di bumi membuat tanah melepaskan senyawa yang ada di dalamnya. Seperti yang kita tahu, air hujan sebelum jatuh ke tanah adalah air yang tidak memiliki bau, akan tetapi setelah jatuh ke tanah akan menimbulkan aroma karena adanya reaksi antara senyawa di tanah dengan air hujan.

1.     3. Produksi Ozon

Ketika hujan badai, petir yang terbentuk dapat memecah muatan listrik dalam nitrogen dan oksigen menjadi atom-atomnya. Atom nitrogen dan oksigen ini dapat bergabung menghasilkan senyawa NO yang akan kembali dapat bereaksi dengan senyawa H2O membentuk ozon. Zat tersebut berinteraksi dengan bahan kimia lain di atmosfer untuk membentuk ozon yang memiliki bau tajam yang mengingatkan pada klorin. Senyawa ozon yang terbentuk akan terbawa ke daratan oleh air hujan. Pada peristiwa ini, senyawa ozon dapat membawa aroma khas di bumi pada saat hujan turun.

Nah, gimana Sobat, sekarang jadi tahukan kenapa aroma saat hujan turun itu khas dan menyenangkan? Jadi, selamat belajar hal-hal baru ya... Happy reading and stay healthy.



Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar, tolong sopan ya :')

Recent Posts