Demi Kebutuhan Listrik Yang Terjangkau Berikut Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

 

Demi Kebutuhan Listrik Yang Terjangkau

Berikut Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir


          Terlepas dari kenyataan bahwa energi nuklir telah menjadi kebutuhan global sebagai sumber energi alternatif, masalah yang tersisa terus meningkat. Sebagian besar negara maju telah memperoleh manfaat dari dinamika perkembangannya, khususnya dalam bidang penyediaan energi produksi tenaga listrik sebagai sarana penunjang industri dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

          Jumlah reaktor nuklir di dunia hampir mencapai 437 pada tahun 2015, menurut angka. Semuanya digunakan secara damai sebagai sumber energi listrik untuk industri. Namun yang mengejutkan adalah bahwa beberapa negara masih memiliki batasan pada kemampuan mereka untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di negara mereka sendiri, bahkan jika mereka ingin menggunakannya untuk tujuan damai. Iran adalah salah satunya. Ketakutan yang berlebihan adalah penghalang di negara kita (nuclearophobia). Gerakan anti-nuklir tidak memahami evolusi energi global melalui penggunaan beberapa reaktor nuklir, yang semuanya terbukti aman karena keberhasilannya.

             Pembangkit listrik tenaga nuklir, sering dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir, adalah pembangkit listrik termal yang menggunakan satu atau lebih reaktor nuklir sebagai sumber panas. Pembangkit listrik tenaga nuklir bekerja dengan cara yang mirip dengan pembangkit listrik tenaga uap karena menggunakan uap bertekanan tinggi untuk memutar turbin. Putaran turbin diubah menjadi energi listrik. Sumber panas yang digunakan untuk menghasilkan panas adalah perbedaannya. Uranium digunakan sebagai sumber panas di pembangkit listrik tenaga nuklir. Reaksi fisi inti uranium.

        Output pembangkit listrik tenaga nuklir berkisar dari 40 MWe hingga 2000 MWe, dengan distribusi daya 600 MWe hingga 1200 MWe untuk pembangkit listrik tenaga nuklir yang dibangun pada tahun 2005. Ada 437 pembangkit listrik tenaga nuklir yang beroperasi di seluruh dunia pada tahun 2015, menghasilkan sekitar 1 /6 dari energi listrik dunia.

          China memiliki 28 pembangkit listrik tenaga nuklir, Rusia memiliki 11 pembangkit listrik tenaga nuklir, India memiliki tujuh pembangkit listrik tenaga nuklir, Uni Emirat Arab memiliki empat pembangkit listrik tenaga nuklir, Korea Selatan memiliki empat pembangkit listrik tenaga nuklir, dan Pakistan serta Taiwan masing-masing memiliki dua pembangkit listrik tenaga nuklir.

        Jenis reaktor yang digunakan di pembangkit listrik tenaga nuklir diklasifikasikan adalah layak untuk menggunakan jenis reaktor yang berbahan bakar Uranium dan Plutonium di beberapa pembangkit dengan banyak unit reaktor yang berbeda.


Referensi

Bapeten.go.id. (2022). Badan Pengawas Tenaga Nuklir - Prospek PLTN dalam Memenuhi Kebutuhan Listrik yang Terjangkau. [online] Available at: https://bapeten.go.id/berita/prospek-pltn-dalam-memenuhi-kebutuhan-listrik-yang-terjangkau-134717 [Accessed 26 Apr. 2022].

‌Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (2021). Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. [online] Badan Tenaga Nuklir Nasional. 


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar, tolong sopan ya :')

Recent Posts