Cara Menyimpan Asi Yang Tepat Dan Benar

Asi menjadi makanan utama bayi dari mulai lahir hingga usianya genap 2 tahun. Asi yang diberikan sebagai makanan utama bayi ini hingga bayi bisa mengkonsumsi makanan lain selain asi. Paling tidak, bayi bisa mengkonsumsi makanan lain selain asi ketika usianya sudah masuk 6 bulan. Pada usia ini bayi sudah mulai bisa diberikan makanan padat yang akan melengkapi proses tumbuh kembangnya. Pemberian makanan pendamping asi ini tentu saja tidak boleh menggeser posisi utama asi sebagai makanan wajib. Nah, bagi ibu bekerja tentu saja biasanya bayi akan diperrcayakan kepada pengasuh untuk mengasuhnya selama ibu bekerja. Sehingga solusi utama adalah dengan cara memberikan asi secara pompa. Namun kendalanya adalah bagaimana cara menyimpan asi yang tepat dan paling benar.

Berikut ini adalah cara menyimpan asi yang tepat yang wajib Anda lakukan:

  • Pilih botol yang bertuliskan BPA free. Biasanya botol atau plastik khusus untuk kemasan asi ini biasanya akan memiliki label khusus yang artinya aman dari bahan berbahaya. Anda bisa hindari botol kaca. Sebab botol kaca ketika dilakukan sterilisasi kemungkinan besar akan pecah. Hal ini tentu saja akan merugikan Anda. Sebagai ibu yang bijak, memilih plastik penyimpanan khusus untuk asi ini tentu saja harus memperhatikan label demi kesehatan bayi.
  • Pemberian label wajib dilakukan untuk mengetahui manakah yang harus dikonsumsi lebih dahulu.

Nah, cara menyimpan asi yang tepat tersebut sebenarnya cukup mudah untuk Anda lakukan demi menjaga kesehatan bayi yang anda tinggalkan bekerja dan Anda percayakan pengasuhannya di tangan pengasuh profesional. Tentu saja kunci dari keberhasilan pemberian asi adalah Anda wajib memberikan pendidikan kepada pengasuh yang Anda percayai untuk mengasuh bayi Anda selama Anda bekerja. Hal ini untuk menghindari kesalahan urutan pemberian asi perah kepada bayi Anda untuk menghindari masalah pada kesehatan bayi di masa yang akan datang. Tentu saja masalah pencernaaan bayi menjadi hal yang harus dipertimbangkan untuk melakukan pemberian asi perah kepada bayi.

.