Keramik Mulai Menjadi Pilihan Pengganti Marmer dan Granit

Keramik Mulai Menjadi Pilihan Pengganti Marmer dan Granit

Ir Supomo, Ketua Balai Besar Keramik di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA — Perkembangan teknologi yang semakin hari semakin maju membuat pengunaan bahan baku mamer dan granit semakin tergantikan oleh keberadaan marmer yang menyuguhkan berbagai keunggulannya.

Seperti yang di sampaikan oleh Ir. Supomo, Ketua Balai Besar Keramik, di mana penggunaan marmer sempat merajai namun seiring berjalannya waktu kehadiran keramik dapat menjadi bahan baku yang lebih fleksible.

“Keramik mempunya kelebihan tertentu karena tahan dengan kimia. Kalo marmer, kita makan makanan yang keasamannya tinggi seperti asam cuka, ketetes maka dia akan meninggalkan noda kemudian karena marmer dasarnya batu kapur ketika ada asam dia akan bereaksi paking tidak warnanya berubah lalu jika asamnya keras bisa abrasi,” ujarnya pada wartakotalive.com saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

Menurutnya kekurangan lain dari marmer adalah tidak bisa rekayasa motifnya sesuka hati dan ukurannyapun sudah tidak bisa ditentukan

“Keramik direkayasa mudah, baik itu ukuran, bentuknya, maupun dekorasinya. Dengan perkembangan tekhnologi digital printing, itu motif dari produk-peoduk ubin keramik sangat bervariasi untuk meniru motif apapun dengan sangat cepat baik itu motif marner, granit, bahkan kayu,” tambahnya.

Keberadaan granit sendiri sebagai batuan alami juga tidak bisa direkayasa.

Namun menurutnya ada segment pasar tertentu yang gemar mengunakannya tapi saat ini mulai dapat digantikan oleh keramik.

“Granit adalah batuan alami yang sama seperti marmer tidak bisa di rekayasa, tapi untuk segment pasar tertentu ini menarik. Maka produk keramik ada yang didekatkan motifnya seperti granit yang disebut granito. Itu sesunguhnya keramik tapi seperti granit dan motifnya bisa dikembangkan apa lagi mengunakan digital printing tadi, itu luar biasa,” paparnya.

Mengenai penggunaan keramik di interior rumah, Supomo memaparkan bahwa pada umumnya digunakan untuk kamar mandi, akan tetapi sekarang ini banyak orang yang menggunakannya sebagai hiasan di bagian ruang tamu.

“Banyak orang-orang di ruang tamu pasang keramik sebagai penganti wallpaper tapi lebih elegan yang tidak akan lapuk atau gimana,” jelasnya. (M9)

Repost By http://wartakota.tribunnews.com

Please follow and like us:

Leave a Reply